Modul 3 Laporan Akhir
JURNAL PRATIKUM
OPERATIONAL AMPLIFIER DAN FILTER
Jurnal Praktikum Operational Amplifier Dan Filter
Nama : Dehan Ari Kurniawan
No BP : 2410952011
Tanggal Praktikum : 9 September 2025
Asisten : Luthfi Fhadlurrahman
Arina Putri Widiastuti
1. Inverting Amplifier
Rf(kΩ) | Vi(V) | Hitung Gain(− 𝑅𝑓 ) 𝑅𝑖𝑛 | Vout | Bentuk Gelombang |
20 |
5V |
-20/10 = -2V |
-10V |
|
50 | 5V |
-50/10 = -5V |
-25V |
|
80 | 5V |
-80/10 = -8V |
-40V |
|
2. Komparator
V1 (V) | V2 (V) | Vout |
3V | 1V | -10V |
1V | 3V | +11V |
3. LPF -20dB
Frekuensi | Vin | Vout | Grafik Sinyal |
100 Hz | 5V |
4,23<-32,12°V | |
500 Hz | 5V |
1,51<-72,3°V |
1000 Hz | 5V |
0,78<-80,9°V |
|
4. HPF 40dB
Frekuensi | Vin | Vout | Grafik Sinyal |
100 Hz |
5V |
2,65<57,9°V |
|
500 Hz |
5V |
4,76<17,6°V |
|
1000 Hz |
5V |
4,93<9,05°V |
|
1. Inverting Amplifier
Inverting amplifier dapat mengontrol penguatan tegangan (voltage gain) menggunakan Op-Amp. Sinyal input terhubung ke terminal negatif dan terminal positif terhubung ke ground. Output diberi umpan balik melalui Rf ke input inverting.Impedansi masukan yang tak terbatas mencegah arus mengalir melalui input inverting. Hal ini berarti bahwa tidak ada penurunan tegangan antara input inverting dan input non-inverting, dan tegangan pada input (-) inverting adalah 0 karena input non- inverting (+) terhubung ke ground. Karena arus yang mengalir menuju terminal input adalah 0, maka arus yang melalui Rin sama dengan arus yang melalui Penguatan outputnya berbeda phasa 180 dengan inputnya, jika input positif maka output negatif.
2. Komparator
komparator adalah jenis rangkaian amplifier operasional (op-amp) yang berfungsi untuk membandingkan dua sinyal tegangan pada inputnya dan menghasilkan output dalam bentuk tegangan tinggi atau rendah (logika digital), tergantung pada perbandingan tegangan tersebut. Cara Kerja Comparator:
• Jika tegangan pada input non-inverting (+) lebih besar daripada tegangan pada input inverting (-), maka output akan berada di kondisi tegangan tinggi (𝑉+ > 𝑉− = +𝑉 𝑠𝑎𝑡𝑢𝑟𝑎𝑠𝑖)
• Sebaliknya, jika tegangan pada input inverting (-) lebih besar daripada input non-inverting (+), maka output akan berada di tegangan rendah 𝑉+ < 𝑉− = −𝑉 𝑠𝑎𝑡𝑢𝑟𝑎𝑠𝑖).
3. Low Pass Filter
Low Pass Filter (LPF) merupakan jenis filter yang berfungsi untuk meneruskan sinyal listrik yang frekuensinya berada dibawah frekuensi tertentu, diatas frekuensi tersebut (frekuensi cut-off) maka sinyal akan diredam. Low Pass Filter memberikan redaman yang sangat kecil pada frekuensi di bawah frekuensi cut-off yang telah ditentukan, sedangkan frekuensi di atas frekuensi cut-off akan mendapatkan redaman yang besar. Lebih sederhananya hanya frekuensi rendah saja yang dapat melewati rangkaian filter ini.
4. High Pass Filter
High Pass Filter (HPF) berfungsi untuk meneruskan sinyal di atas frekuensi cut-off sedangkan yang berada dibawah frekuensi cut-off diredam. Jenis filter ini memberikan redaman sangat kecil pada frekuensi di atas frekuensi cut-off yang telah ditentukan, sedangkan frekuensi di bawah frekuensi cut-off akan mendapatkan redaman yang sangat besar. Lebih sederhananya, hanya frekuensi tinggi saja yang dapat melewati rangkaian filter ini.
1. Penjelasan Kondisi
2. Percobaan Inverting Amplifier
3. Percobaan Komparator
4. Percobaan LPF-20dB
5. Percobaan HPF+40db
Pada rangkaian Inverting Amplifier menguatkan sinyal input(Vin) dan membalik fasanya(180°).Ini akan menunjukkan tegangan output dengan bentuk gelombang terbalik dibalik dibanding input. Pada percobaan rangkaian inverting dengan Rf=20kohm didapat gain (penguatan) sebesar -2. Begitu pula dengan rangkaian lainnya outputnya akan terbalik (fasa 180°).
Jika input komparator mendekati sama dengan tegangan referensi, outputnya akan tidak stabil dan mengalami ketidakpastian (chattering). Karena komparator terus-menerus beralih antara kondisi high dan low
Hasil perhitungan dan pengukuran hampir sama. Namun ada selisih akibat toleransi dari resistor dan kapasitor. Kesalahan pada pengukuran dan nilai boros pada Op-Amp
HPF meloloskan frekuensi diatas frekuensi cut-off dan meredam frekuensi dibawah frekuensi cut-off. Pada percobaan kita memvariasikan frekuensi dan gelombang pada output semakin tinggi frekuensi inputnya maka semakin mirip gelombang outputnya.
1. Laporan Akhir [klik]
2. Video Penjelasan Kondisi [klik]
3. Video Percobaan Inverting Amplifier [klik]
4. Video Percobaan Komparator [klik]
5. Video Percobaan LPF -20dB [klik]
6. Video Percobaan HPF +40dB [klik]











Komentar
Posting Komentar